Museum Rumah Budaya Sumba

Menyelami Sejarah dan Tradisi di Jantung Sumba Barat Daya

Jika ingin memahami jiwa dan identitas Sumba, Museum Rumah Budaya Sumba adalah tempat yang tepat untuk memulai perjalanan. Terletak di Jl. Rumah Budaya No. 212, Kalembu Nga’banga, Waitabula, museum ini berdiri bukan hanya sebagai tempat menyimpan koleksi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran budaya, penelitian, dan pelestarian tradisi Sumba.

Kisah di Balik Museum

Didirikan atas prakarsa Pater Robert Ramone, seorang pastor sekaligus pemerhati budaya, museum ini menjadi rumah bagi berbagai peninggalan bersejarah yang berasal dari masa prasejarah hingga masa kini. Koleksi yang dipamerkan berasal dari sumbangan pribadi Pater Robert dan juga kontribusi dari berbagai rumah adat di seluruh penjuru Sumba.

Di dalamnya, pengunjung bisa menemukan totem, menhir, perhiasan kuno, peralatan dapur tradisional, hingga foto-foto dokumentasi karya Pater Robert yang menjadi saksi perjalanan budaya Sumba dari masa ke masa.

 

Sumber : travelinkmagz.com
Daya Tarik dan Aktivitas

Museum ini bukan sekadar ruang pamer, tetapi juga jendela yang membuka pandangan terhadap kekayaan etnografi Sumba. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan antara lain:

  • Menjelajahi koleksi artefak dan benda peninggalan budaya

  • Memotret keunikan arsitektur rumah adat Sumba

  • Mencicipi kuliner lokal di area sekitar museum

  • Mengikuti sesi edukasi atau diskusi tentang budaya dan sejarah Sumba

Lokasi Strategis dan Akses Mudah

Hanya berjarak 6,5 km dari Bandara Tambolaka atau sekitar 9 km dari Pelabuhan Waikelo, museum ini sangat mudah diakses. Dari Kota Tambolaka, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 10 menit menggunakan kendaraan. Akses jalan sudah beraspal mulus, sehingga nyaman bagi wisatawan.

Fasilitas dan Penginapan Terdekat

Pengunjung tak perlu khawatir soal kenyamanan, karena museum dilengkapi dengan area parkir, toilet umum, pusat informasi, warung makan, area sampah, dan sinyal telepon/internet yang sangat baik.

Bagi yang ingin menginap, tersedia pilihan akomodasi seperti Hotel Pasola, Hotel Ella, dan Hotel Sinar Tambolaka, dengan harga mulai dari Rp400.000 – Rp600.000 per malam.

Informasi Penting untuk Pengunjung
  • Tiket masuk: Rp15.000 per orang

  • Jam operasional: 24 jam

  • Satu-satunya museum budaya Sumba yang aktif mempromosikan dan melestarikan warisan lokal

  • Tempat ideal bagi pelajar, peneliti, maupun wisatawan yang ingin memahami lebih dalam budaya Sumba

Peta Lokasi :

Similar Posts

  • Tiang Bendera

    Pesona Laut dan Jejak Sejarah di Ujung Rote Ada sesuatu yang istimewa saat berdiri di tepi laut Rote Ndao. Angin laut yang lembut, deburan ombak yang berulang, dan aroma asin yang menyelinap ke udara—semuanya berpadu membentuk harmoni alam yang menenangkan jiwa. Namun, di Desa Baadale, Kecamatan Lobalain, ada satu sudut yang tidak hanya memanjakan mata,…

  • Kelabba Madja

    Grand Canyon Pelangi di Pulau Sabu Di sudut terpencil Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kabupaten Sabu Raijua, tersimpan sebuah keajaiban alam yang memukau mata dan membangkitkan rasa takjub. Namanya Kelabba Madja, sebuah lanskap menakjubkan yang dijuluki “Grand Canyon”-nya Indonesia. Dengan tebing berwarna-warni layaknya pelangi yang jatuh di tengah pulau, Kelabba Madja bukan hanya destinasi wisata…

  • Kampung Tarung

    Kampung Tarung adalah salah satu desa tradisional yang terletak di Sumba Barat, yang memikat dengan arsitektur rumah adatnya yang unik dan penuh makna. Bagi para pengunjung yang ingin memahami lebih dalam tentang kehidupan masyarakat Sumba dan filosofi di balik bangunan-bangunan tradisionalnya, Kampung Adat Tarung adalah tempat yang wajib dikunjungi. Sumber : backpackerjakarta.com Kampung Adat Tarung…

  • Hotel Sima Sumba

    Hotel Sima Sumba: Tempat Menginap Eksklusif di Jantung Pulau Sumba Pulau Sumba, dengan segala keindahan alam dan budayanya, telah lama menjadi destinasi impian para pelancong. Dari pantai berpasir putih yang tenang, air terjun yang tersembunyi di tengah hutan tropis, hingga desa adat yang kaya sejarah—Sumba selalu menawarkan pesona yang tak tertandingi. Namun, untuk benar-benar meresapi…

  • |

    Manulalu Bed & Breakfast

    Sobat Wisata, pernah membayangkan bangun pagi di atas perbukitan yang diselimuti kabut, lalu membuka jendela dan disambut lanskap pegunungan hijau yang seolah tak berujung? Itulah yang menanti kamu di Manulalu Bed & Breakfast, salah satu penginapan paling memesona di Kabupaten Ngada. Fasilitas Restoran Waktu Check-In/Check-Out 07:00 – 11:00 13:00 – 19:00 Ketersediaan Sarapan Ya, hotel…

  • Pantai Waiara

    Setelah seharian menjelajahi keindahan Sikka, tidak ada cara yang lebih sempurna untuk mengakhirinya selain menikmati pesona Pantai Waiara. Terletak strategis di dekat pusat Kota Maumere, pantai ini adalah destinasi favorit bagi penduduk lokal maupun wisatawan untuk bersantai, bermain air, dan yang terpenting, menyaksikan pertunjukan alam yang paling memukau: matahari terbenam. Pantai Waiara menawarkan hamparan pasir…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *