Kampung Adat Bena

Halo Sobat Wisata!

Kalau kamu sedang mencari destinasi budaya yang sarat sejarah dan keindahan alam, Kampung Adat Bena adalah jawabannya. Terletak di Desa Tiworiwu, Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, Kampung Bena berdiri anggun di lereng Gunung Inerie—gunung aktif yang menjulang gagah dan menjadi latar dramatis bagi desa ini. Kampung ini adalah salah satu permukiman megalitikum tertua di Nusa Tenggara Timur dan masih eksis menjaga warisan budaya leluhur hingga hari ini.

Saat Sobat Wisata menginjakkan kaki di Bena, suasana seolah membawa kita kembali ke masa lampau. Deretan rumah adat beratap ilalang dengan struktur simetris menghadap ke pusat desa, tempat batu-batu megalitik berdiri megah sebagai simbol spiritual dan penghormatan terhadap nenek moyang. Di tengah-tengahnya terdapat altar-altar batu yang digunakan untuk upacara adat. Tak hanya sebagai tempat tinggal, setiap rumah di Bena memiliki makna sosial dan spiritual yang kuat bagi warganya.

Bagi para pecinta budaya dan fotografi, desa ini adalah surga tersembunyi. Apalagi jika Sobat Wisata datang saat masyarakat menggelar upacara adat seperti Reba atau ritual persembahan kepada leluhur. Selain bisa menyaksikan atraksi budaya secara langsung, kamu juga akan dibuat takjub oleh keramahtamahan warga yang menyambut pengunjung bak keluarga sendiri.

Biaya Masuk dan Informasi Tiket

  • Tiket masuk dikenakan sebesar Rp 20.000/orang untuk wisatawan domestik dan Rp 25.000/orang untuk wisatawan mancanegara 
  • Biaya parkir kendaraan tambahan sebesar Rp 5.000 per mobil/motor 
  • Setelah membayar tiket, pengunjung akan diminta mengisi buku tamu desa dan dipinjami selendang khas sebagai penanda dan ungkapan penghormatan kepada adat setempat

Bagaimana Menuju Kampung Bena?

Perjalanan ke Bena cukup mudah. Dari Kota Bajawa, sobat wisata hanya perlu menempuh sekitar 19 km atau sekitar 45 menit perjalanan darat. Jalan sudah beraspal baik, dan panorama sepanjang perjalanan pun memanjakan mata. Jika datang dari luar Flores, sobat wisata bisa terbang ke Bandara Soa (Bajawa) via Labuan Bajo atau Kupang.

Tips Berkunjung ke Kampung Bena:

  • Bawalah pakaian hangat, karena suhu bisa sangat dingin di malam hari.
  • Siapkan uang tunai, karena tidak ada ATM atau pembayaran digital di lokasi.
  • Hormati adat istiadat. Jangan asal masuk ke area sakral tanpa izin, ya sobat wisata!
  • Bawa kamera dan simpan memori sebanyak mungkin—karena setiap sudut kampung ini begitu fotogenik!

Sumber Foto : googlemaps.com/LeeKokliang

 

Lokasi Destinasi : 

Similar Posts

  • Kampung Raja Prailiu: Di Antara Waktu, Warisan, dan Doa

    Di jantung Sumba Timur, berdiri Kampung Raja Prailiu—sebuah desa adat yang menyimpan nyanyian masa lalu dalam bisu yang khidmat. Atap-atap rumah menjulang tinggi, menantang langit biru sebagai simbol penghormatan pada leluhur yang tak kasat mata. Di sela-sela bebatuan megalitikum dan nisan-nisan besar yang tertanam di halaman rumah, terpatri kisah pengorbanan, keberanian, dan cinta yang diwariskan…

  • Pantai Watu Bella

    Menemukan Kedamaian Tersembunyi di Pantai Watu Bella, Sumba Barat Bayangkan sebuah pantai yang belum tersentuh hiruk-pikuk wisata massal. Suara ombak yang berdebur lembut, hamparan pasir putih yang bersih, dan batu karang besar yang berdiri megah seperti penjaga setia di ujung barat daya Sumba Barat. Inilah Pantai Watu Bella – surga tersembunyi yang menanti untuk ditemukan…

  • Pink Beach

    Pantai adalah salah satu tujuan wisata favorit para wisatawan belakangan ini. Tempat wisata yang satu ini identik dengan keindahan pasirnya yang berwana pink. Sesuai dengan namanya, Pink Beach merupakan destinasi wisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo.Dengan keunikan pasirnya yang berwarna pink tersebut, pantai ini sukses mendatangkan banyak…

  • Kompleks Rumah Adat – Moni Koanara

    Salah satu kekayaan budaya di Nusa Tenggara Timur adalah keberadaan kebudayaan Megalitik yang masih hidup selama ribuan tahun. Ciri Kebudayaan Megalitik adalah penggunaan batu-batu besar yang digunakan untuk struktur bangunan hunian, dan struktur bangunan yang digunakan untuk ritual seperti tugu batu (menhir), meja batu (dolmen), dan kubur batu (sarkofagus). Salah satu situs kebudayaan megalitik yang…

  • Air Terjun Pabeti Lakera

    Permata Bersusun Tiga di Sumba Barat Daya Jika kamu mencari destinasi alam yang benar-benar memanjakan mata dan jiwa, Air Terjun Pabeti Lakera adalah jawabannya. Terletak di Desa Delo, Kecamatan Wewewa Selatan, Sumba Barat Daya, air terjun ini memancarkan pesona yang sulit diungkapkan hanya dengan kata-kata. Keindahan yang Menyegarkan Begitu tiba di lokasi, kamu akan disambut…

  • |

    Lejong Coffee Borong

    Sobat Wisata, Ayo Lejong Dulu di Lejong Coffee Borong! 🌿 Jika perjalananmu membawa langkah ke jantung Manggarai Timur, jangan lewatkan kesempatan bersantai sejenak di Lejong Coffee Borong — tempat nongkrong yang memadukan aroma kopi lokal berkualitas dengan nuansa hangat khas Flores. Sumber : Instagram @lejongcoffee Waktunya Lejong di Lejong Coffee — karena setiap perjalanan butuh…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *