Bukit Wolobobo

Halo Sobat Wisata! ☀️
Pernah membayangkan berdiri di atas awan, dikelilingi hijaunya perbukitan dan siluet gunung yang megah di kejauhan? Semua itu bisa kamu rasakan saat berkunjung ke Bukit Wolobobo, salah satu destinasi alam unggulan di Kabupaten Ngada yang terletak di Desa Turetogo, Kecamatan Golewa Barat, sekitar 15–20 menit dari Kota Bajawa.

Wolobobo bukan sekadar bukit biasa. Dengan ketinggian sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut, tempat ini menawarkan panorama 360 derajat yang luar biasa indah—mulai dari barisan pegunungan Flores, lembah hijau yang luas, hingga bayangan Gunung Inerie yang kokoh menjulang di kejauhan. Pada pagi hari, Sobat Wisata akan disambut lautan kabut yang menggulung di antara lembah, menciptakan sensasi “berada di atas awan” yang tak terlupakan. Saat sore menjelang, suasana berubah menjadi dramatis dengan cahaya senja yang membilas langit dan menari di atas hamparan hutan.

Selain daya tarik alamnya, Wolobobo juga menjadi tempat populer untuk kegiatan berkemah, swafoto, piknik, hingga sesi meditasi dan yoga. Banyak komunitas lokal maupun wisatawan yang menghabiskan akhir pekan di sini untuk menyatu dengan alam dan mencari ketenangan.

🧭 Rute & Akses
Wolobobo berjarak sekitar 7 km dari pusat kota Bajawa dan dapat diakses dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalan menuju lokasi sebagian besar sudah beraspal, namun di beberapa titik mendekati puncak kondisi jalan menanjak dan berkerikil, sehingga disarankan menggunakan kendaraan dalam kondisi prima.

Dari area parkir, Sobat Wisata cukup berjalan kaki sebentar untuk sampai ke puncak utama.

🎫 Biaya Masuk

  • Tiket masuk wisatawan lokal: Rp5.000/orang
  • Tiket masuk wisatawan mancanegara: Rp15.000/orang
  • Parkir kendaraan roda dua: Rp2.000
  • Parkir kendaraan roda empat: Rp5.000
    (Harga bisa berubah tergantung musim dan kebijakan pengelola lokal)

Tips Aman & Nyaman

  • Gunakan jaket dan pakaian hangat, terutama jika datang pagi atau sore.
  • Bawa alas duduk, tikar, atau hammock untuk piknik santai.
  • Siapkan kamera atau smartphone dengan baterai penuh untuk mengabadikan momen magis.
  • Jika ingin berkemah, pastikan izin ke pengelola dan tetap jaga kebersihan.
  • Hindari membuat api unggun besar karena angin di puncak cukup kencang.

Sumber : PEMANDU WISATA-BOE BERKELANA

Lokasi Destinasi :

Similar Posts

  • |

    Dewondaru Homestay

    Halo Sobat Wisata! Jika kamu lebih suka suasana yang sederhana tapi ramah, maka Dewondaru Homestay adalah pilihan ideal saat menjelajah Bajawa. Terletak tak jauh dari pusat kota, homestay ini menawarkan kenyamanan layaknya rumah sendiri—dengan sentuhan budaya lokal khas Ngada yang kental. googlemaps.com/Anwar Sahetapy Fasilitas Populer Parkir, Wifi Waktu Check-In/Check-Out Dari 14:00 – Sebelum 12:00 Jarak…

  • Asal Usul dan Sejarah Tarian Caci yang Berasal dari Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur

    Tarian caci merupakan salah satu kesenian tradisional sejenis tarian perang khas dari masyarakat Manggarai di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.  Tarian caci bukan hanya dimaknai sebuah seni, tapi tarian caci juga merupakan identitas masyarakat Manggarai. Hal tersebut dikarenakan tarian caci adalah bagian dari budaya Manggarai yang secara turun menurun. Tarian caci tidak muncul begitu saja…

  • Batu Termanu

    Simbol Alam dan Legenda dari Rote Ndao Pulau Rote, pulau paling selatan Indonesia, tidak hanya terkenal dengan pantainya yang cantik dan budaya yang khas, tetapi juga memiliki sebuah ikon alam yang sarat legenda: Batu Termanu. Terletak di Kecamatan Rote Tengah, hanya sekitar 15 menit dari Kota Ba’a, Batu Termanu adalah perpaduan indah antara lanskap memukau,…

  • |

    Upacara Adat Reba

    Di dataran tinggi Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, setiap awal tahun, suara gong dan tambur berpadu dengan lantunan syair adat mengundang seluruh warga berkumpul di halaman kampung adat. Itulah Reba, upacara adat terbesar masyarakat Bajawa yang menjadi ungkapan syukur kepada Sang Pencipta dan penghormatan kepada leluhur. Reba biasanya dilaksanakan setiap bulan Desember hingga Februari,…

  • Pantai Watu Bella

    Menemukan Kedamaian Tersembunyi di Pantai Watu Bella, Sumba Barat Bayangkan sebuah pantai yang belum tersentuh hiruk-pikuk wisata massal. Suara ombak yang berdebur lembut, hamparan pasir putih yang bersih, dan batu karang besar yang berdiri megah seperti penjaga setia di ujung barat daya Sumba Barat. Inilah Pantai Watu Bella – surga tersembunyi yang menanti untuk ditemukan…

  • Acara Adat Penti

    Penti adalah salah satu upacara adat bagi orang Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hingga kini masih eksis dan terus dilestarikan. Dalam setiap pelaksanaan ritual adat penti, seluruh warga yang menetap di kampung maupun berdomisili di luar daerah akan berkumpul bersama-sama untuk merayakannya.Setiap tahunnya, Penti umumnya dirayakan pada Agustus-September. Mari mengulas lebih dalam mengenai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *