Air Terjun Mengeruda

Halo Sobat Wisata! 🌿
Jika kamu sedang menjelajahi eksotisme Kabupaten Ngada, jangan lewatkan salah satu permata tersembunyi yang paling ikonik di wilayah Soa—Air Panas Mengeruda. Terletak di Desa Piga, Kecamatan Soa, destinasi ini adalah pilihan sempurna untuk memanjakan diri di tengah perjalanan yang melelahkan.

Air Panas Mengeruda adalah pemandian alami yang memanfaatkan panas bumi dari perut Pulau Flores. Air yang muncul dari celah-celah batu mengalir hangat sepanjang tahun, dengan suhu berkisar 35–45 derajat Celsius. Kandungan belerang alami di dalamnya menjadikan air ini dipercaya ampuh membantu mengatasi berbagai keluhan kulit, pegal-pegal, hingga relaksasi otot tubuh. Tidak heran jika tempat ini kerap disebut sebagai “spa terbuka alami” yang menyatu dengan alam.

Pemandian ini dikelilingi oleh hutan kecil yang masih asri dan udara sejuk khas dataran tinggi. Tak hanya kolam utama yang bisa digunakan untuk berendam seluruh tubuh, tersedia pula area rendam kaki yang dangkal untuk pengunjung yang datang bersama anak-anak atau lansia. Kolamnya cukup luas, dan debit air tetap stabil sepanjang tahun, menjadikan tempat ini nyaman dikunjungi kapan saja.

Air Panas Mengeruda juga memiliki nilai budaya dan sejarah tersendiri. Masyarakat lokal percaya bahwa lokasi ini telah digunakan sejak zaman dahulu sebagai tempat pemulihan dan penyembuhan. Hingga kini, banyak warga sekitar maupun wisatawan dari luar daerah yang menjadikannya tempat favorit untuk relaksasi akhir pekan.

🧭 Rute & Akses:
Hanya ±25 menit dari Kota Bajawa ke arah barat, jalan menuju Mengeruda sangat mudah diakses dengan motor atau mobil. Tersedia papan petunjuk jalan dan lokasi ini sudah dilengkapi parkir serta fasilitas umum.

šŸŽ« Biaya:

  • Tiket lokal: Rp 4.000 (dewasa), Rp 2.000 (anak-anak)
  • Wisatawan mancanegara: Rp 12.000/orang
  • Parkir: sekitar Rp 3.000–5.000, sewa pondok/gazebo jika diperlukan ±Rp 10–25 ribu

āœ… Tips Aman & Nyaman:

  • Hindari berendam terlalu lama (maks 30 menit/session).
  • Jangan menginjak endapan belerang di dasar kolam, bisa licin dan berbahaya.
  • Datang pagi atau sore hari untuk suasana lebih sejuk dan tidak terlalu ramai.
  • Gunakan lotion setelah berendam agar kulit tetap lembap.

Sumber Gambar: Google Maps @Irina Co

Lokasi Destinasi :

Similar Posts

  • Goa Liang Bua – Menyibak Jejak Manusia Purba di Tanah Flores

    Di tengah hijaunya perbukitan Manggarai, berdiri sebuah gua megah yang menyimpan rahasia masa lalu umat manusia. Goa Liang Bua—yang berarti ā€œgua sejukā€ dalam bahasa lokal—bukan sekadar tempat indah untuk dikunjungi, tetapi juga pintu menuju penemuan arkeologis terbesar abad ini: Homo floresiensis, manusia purba berpostur kecil yang dijuluki ā€œThe Hobbit from Floresā€. Atraksi utama Goa Liang…

  • Laguna Waikuri

    Menyelami Pesona Laguna Waikuri – Surga Air Asin di Ujung Sumba Di ujung barat daya Pulau Sumba, tersembunyi sebuah permata alam yang memukau – Laguna Waikuri, atau yang juga dikenal sebagai Danau Weekuri. Dikelilingi bebatuan karang yang eksotis dan air sebening kristal, tempat ini adalah definisi sempurna dari ā€œsurga tropisā€ yang sesungguhnya. Pesona Air dengan…

  • Wee Kacura

    Menemukan Kedamaian di Air Terjun Wee Kacura – Surga di Tengah Sawah Sumba Di tengah hamparan persawahan hijau nan asri di Pulau Sumba, terselip sebuah permata alam yang begitu menenangkan: Air Terjun Wee Kacura. Berbeda dengan kebanyakan air terjun yang berada di tengah hutan lebat atau tebing tinggi, Wee Kacura justru menawarkan panorama unik berupa…

  • Habitat Dugong di Perairan NTT

    Menyelami Pesona Dugong Observation Site, Alor Di ujung timur Indonesia, tepatnya di perairan biru jernih Nusa Tenggara Timur, tersimpan sebuah rahasia alam yang menakjubkan: Dugong Observation Site di Alor. Tempat ini bukan sekadar destinasi wisata bahari biasa—ini adalah salah satu dari sedikit lokasi di Indonesia di mana wisatawan bisa menyaksikan dugong (duyung laut) hidup bebas…

  • Desa Pota

    Halo Sobat Wisata! ā˜€ļø Sobat Wisata, siap menjelajah jejak komodo di luar Pulau Komodo? Ada satu tempat eksotis di jantung Flores yang menyimpan pesona alam liar sekaligus kearifan budaya lokal yang begitu kental—Desa Pota, sebuah surga tersembunyi yang terletak di Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Sekitar 30 km dari pusat Kabupaten…

  • Lodok Cancar

    Lodok Cancar adalah nama yang diberikan untuk sawah terasering berbentuk lingkaran atau sering disebut dengan spider-web rice field yang terletak di lereng bukit di desa Cancar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.  Keunikan dari sawah ini adalah pola terasering yang membentuk lingkaran mirip sarang laba-laba ini dipengaruhi oleh sistem pembagian tanah masyarakat Manggarai.  Bagaimana…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *